Januari 04, 2019
Setiap hari emy datang ke kelas dan rajin mendatangi tempat duduk Tom lalu berkata "hai tom!", Tom pun hanya membalasnya dengan kata "hai emy" sambil mengeluarkan ekspresi datar. Mereka melewati hari selalu bersama dengan kehidupan yang terlihat datar.
Begitulah hari-hari saat emy bersama dengan tom, padahal emy memiliki perasaan dengannya. Walaupun begitu, tom dan emy sangatlah akrab. Sudah 1 tahun berlalu tom dan emy berteman, tetapi sama sekali tidak ada kemajuan dari hubungan mereka. Suatu ketika tom dan emy pisah kelas, emy merasa sangat sedih karena tidak memiliki teman lagi selain tom, yang tidak pernah melihat emy. Tom pun berkata "tak usah khawatir, aku ga akan kemana mana kok", medengar perkataan itu, emy pun merasa senang dan menerima kenyataan bahwa mereka berbeda kelas.
Tetapi, saat satu semester dilewati, emy dan tom sudah tidak dekat lagi, emy melihat dari kejauhan kelas dengan kelas tom, dia tertawa, dengan orang lain. Emy pun penasaran dan akhirnya memberanikan diri mengunjungi kelas tom. Saat berada disana emy melihat tom yang sangat bahagia bersama teman-temannya. "tom sudah punya teman baru ya?" sahut emy didalam hati sambil tersenyum. Tiba-tiba ada seseorang menabraknya.
"ah, maafkan aku ya?" sahut seorang cewe.
"maaf aku juga salah ada di depan pintu" ujar emy.
"kamu cari siapa?"
"ah tidak ada kok"
"pasti tom kan? Soalnya daritadi kamu melihatnya terus. Maaf ya, siapapun kamu itu, tom itu miliku dia suka sama aku. Jadi jangan ganggu dia ya?"
Emy pun shock mendengarnya dan langsung lari menuju kelasnya. Emy masih tidak percaya dengan perkataan si cewe itu. Emy ingin bertanya pada tom tapi ia sama sekali tak berani mengucapkannya. Akhirnya emy memilih untuk diam dan mencoba mencari tahu. Ternyata saat bertanya dengan orang lain, cewe itu, Lia, memang sangat dekat dengannya hingga dikatakan mereka berpacaran. Emy akhirnya menerima kenyataan bahwa memang dia tidak bisa bersamanya dan terus menyukainya.
Begitu semester akhir berakhir, saat kenaikan kelas, tak disangka, emy dan tom berada kembali dalam satu kelas. Emy pun merasa canggung saat bertemu dengan tom. Untuk pertama kalinya, tom mendekati meja emy dah berkata "kita sekelas lagi ya?". Emy pun menunduk diri dan tak mau melihat ke arah tom. Kemudian tom kembali berkata
"kenapa emy? Gak enak badan?"
"aku gapapa."
"oh ok" sambil kembali ketempat duduknya. Saat emy melihat kembali tom, emy merasa bingung, dia harus sedih atau bahagia? Disisi sedih dia masih merasa kalau dia masih dekat dengan Lia, disisi bahagia dia merasa senang bahwa dia sekelas lagi dengan tom. Emy pun terus memikirkan "apa aku harus terus tetap menyukainya? Atau tidak?" disaat itu juga emy pun bangun dari tempat duduknya dan mendekati meja tom.
"tom!" sambil menggeprak meja.
"eh? Apa emy?"
"te,tentang lia"
"lia? Kenapa dia?"
"ka,kau ber,ber,pa,pacaran kah dengannya?
"hah?" emy pun terkejut melihat ekspresi tom yang kebingungan. "siapa yang pacaran sama dia?" emy sangat terkejut dan lega mendengarkannya. Emy memutuskan untuk terus menyukainya.
Semenjak hari itu emy dan tom kembali lagi dekat, dan tanpa di duga, tom mulai berubah. Dia jadi orang yang benar benar telihat peduli dengan orang lain, tidak seperti saat yang dulu. Emy merasa bahagia dan menerima perbedaan sifatnya. Ternyata, tom berubah sifat saat bersama dengan Lia. Memang sih dia terkenal, cantik, mudah bersosial dan banyak disukai, membuat tom perlahan mulai seperti sifatnya. Kini emy merasa sangat tak pantas melihat diri sendiri saat bersama dengan tom. Walaupun begitu, rasa yang dimiliki emy akan selalu tetap ada untuknya.
Emy merasa berada sangat jauh dengan tom, karena tom selalu saja bersama dengan lia. Emy juga ingin berteman dengan lia, tetapi saat lia melihatnya dia memberikan tatapan sinis seolah sudah menolak duluan berteman dengannya. Saat-saat hanya emy dan tom berdua saja, dia selalu membicarakan sifat-sifatnya lia. Didalam hati emy berkata "pernah gak ya dia membicarakanku? Memperhatikanku saja sepertinya tidak..." walau dia berkata seperti itu didalam hati, di depan tom dia selalu tersenyum mendengarkan perkataannya.
Suatu ketika emy melihat lia mengikuti kontes kecantikan, dan dia make up dengan sangat cantik. Tom melihat lia dengan penuh harap seolah merasa dia adalah idaman, sama seperti emy melihat dirinya. Emy pun berpikir "bila aku lulus nanti, apa aku juga harus kayak lia ya biar dilihat olehnya juga?".
Kelulusan pun tiba, dan melanjutkan ke jenjang selanjutnya. Emy dan Tom pun berada di beda sekolah, sedangkan Tom dan Lia tetap berada dalam satu sekolah. Emy pun merasakan begitu sesak saat dia tak bisa lagi bertemu dengan tom dia berfikir "beda kelas saja udah bikin jauh, apalagi yang beda sekolah?" walau begitu emy terus tetap memikirkan agar menjadi seperti lia dan tetap menyukai tom.
3 tahun kemudian, sudah 6 tahun emy menyukai tom, tak terasa emy juga sudah sangat berubah, menjadi cantik, idaman orang dan juga pintar. Ia ingin segera bertemu dengan tom karena rasa rindunya yang tak kunjung henti serta ingin membuktikan perubahannya yang sangat berbeda dengan dulu. Tetapi sayangnya, tom sangat sulit dihubungi. Melihat itu semua, emy merasa sangat kecewa, sedih dan sakit hati.
1 tahun kemudian, disaat kesuksesan emy, tiba-tiba ada yang menghubungi emy lewat telpon, disaat itu emy sedang sibuk mengurusi pekerjaannya dan mengabaikannya. Emy pun menyuruh orang lain mengangkatnya. Saat itu juga, seseorang yang mengangkat telpon langsung buru-buru menemui emy. "emy! Ada berita buruk!" emy agak kesal walaupun shock
"nanti saja saya lagi sibuk!"
"ini ada telpon dari lia!" emy pun terkejut mendengar nama yang sudah lama tidak pernah ia dengar "lia?!" dia langsung bergegas mengangkat telpon "hallo?"
"ini emy? Ini lia"
"iya? Ada apa ya?" dengan suara agak sinis. "emy.... maaf hiks hiks" emy terkejut mendengar lia menelponnya dan kemudian menangis "ada apa sih?" "tom udah gak ada" emy pun langsung lemas mendengar kata tersebut
"maksudnya apa?!"
"kamu kesini ke rumah sakit deket sekolah kita dulu, ruang ugd."
"rumah sakit?! Ada apa sih?!!!!"
"pokoknya kamu kesini dulu!"
emy pun langsung bergegas pergi menuju kesana. Saat sampai disana, ia melihat lia yang sudah tidak pernah ditemuinya selama 4 tahun menangis didepan pintu. Saat itu juga dokter keluar dari ruangan dan membawa seorang jenazah. Emy langsung menuju kesana dan melihat ada kedua orang tua tom yang ia sangat hafal wajahnya. Lia melihat emy dan berkata "emy... tom...tom" lia menunjuk ke jenazah yang diantarkan. Emy pun langsung bergegas menuju jenazah dan membuka tutupnya. Disaat itu dia langsung lemas dan menangis berat.
Saat berada di kuburan tom, emy terus berada di depan kuburan tersebut sambil menangis. Lia pun mendekati emy sambil menangis, emy melihat lia dengan kesal dan berkata
"kenapa tak pernah kau bilang kalo dia sakit?! Kenapa tidak ada yang menghubungiku?!"
"emy... Maafkan aku... Selama ini aku diam soal ini...
"kenapa?! Kenapa..."
"ha,habisnya kamu tuh dicintai banget sama tom! Tom gak mau bikin kamu khawatir! A,aku juga gak mau beritahu kamu..." emy mendengar itu langsung terdiam, didalam hati ia berkata "tom mencintaiku?" kemudian ia berkata "hahaha gak mungkin... Kau bohong!" lia pun mengeluarkan handphone tom dan menunjukan galeri.
Emy benar benar terkejut melihat isi galerinya penuh dengan foto dia saat masih satu sekolah dengannya, dan juga ada foto yang saat emy sudah berubah
"mau tau apa respon dia saat kamu berubah? Dia itu sangat menyukaimu yang dahulu kamu apa adanya, dia bilang kamu gak pantes kayak gini! Walaupun dia bilang begitu tapi dia tetap mencintaimu!" lia menangis kejer mengatakan hal tersebut mendengar hal itu, Emy kembali berkata dalam hati "dia menyukaiku saat dulu? Terus buat apa aku susah payah menjadi seseorang lia?"
Lia pun kembali melanjutkan perkataannya "padahal waktu dulu saat kamu dan tom berpisah aku sangat senang berpikir kalau tom akan bisa menjadi milikku! Ternyata engga! Dia tetep cinta sama kamu!" mendengar hal itu emy benar-benar lemas "jadi, selama ini kita saling mencintai tapi ga ada yang tau satu sama lain?" emy pun langsung langsung menangis dan berteriak "tom bodooooh!".
3 tahun kemudian, emy mulai kembali ceria seperti dulu lagi, dan kini emy sudah mendapatkan seseorang yang dia sukainya, yaitu seseorang yang dulu selalu bersama tom, Lia, akibat dari ditinggalnya seseorang tom, mereka jadi error gak karuan, hingga mereka mencintai seseorang yang sejenis.
-end-



